HomeBudidaya6 Cara Menanam Mahkota Dewa di Pot atau Pekarangan

6 Cara Menanam Mahkota Dewa di Pot atau Pekarangan

Tumbuhan mahkota dewa merupakan salah satu jenis tanaman yang sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Diketahui pula ternyata tanaman mahkota dewa yang memiliki nama latin yaitu Phaleria Macrocarpa ini memiliki banyak kegunaan khususnya di bidang Kesehatan. Berbagai manfaat yang bisa anda dapatkan selepas mengkonsumsi tumbuhan ini yaitu diantaranya yaitu mampu untuk mengobati keluhan penyakit seperti hepatitis, kanker, diabetes, hingga tumor. Pada masyarakat Indonesia, tanaman ini juga banyak dibudidayakan karena mampu membuat halaman lebih rindang dan sejuk. Untuk membudidayakan tanaman mahkota dewa sebaiknya pelajari terlebih dahulu cara menanam mahkota dewa yang benar.

cek juga info tentang : 7 cara menanam tanaman herbal

Karakteristik yang dimiliki oleh tumbuhan mahkota dewa yaitu memiliki ukuran pohon yang cukup besar. Mahkota dewa diketahui dapat tumbuh dengan subur di wilayah dataran rendah hingga maksimal berada di 1200 meter di atas permukaan laut. Buah dari tanaman mahkota dewa ini memiliki ciri yang unik, yaitu warnanya merah cerah dan dapat tumbuh dari batang hingga ranting. Karena memiliki kegunaan yang cukup banyak untuk aktivitas penyembuhan berbagai macam penyakit, maka tidak heran jika banyak masyarakat Indonesia yang membudidayakan mahkota dewa. Pembudidayaan tanaman ini juga tidak bisa dilakukan sembarangan lho, ada beberapa cara menanam mahkota dewa yang harus diperhatikan agar menghasilkan tumbuhan yang subur. Berikut ini adalah beberapa cara menanam mahkota dewa  :

1. Kenali karakteristik tanaman mahkota dewa

Cara menanam mahkota dewa yang pertama adalah pelajari terlebih dahulu ciri khas dan karakteristik dari tanaman ini, supaya media tanam dan lingkungannya cocok untuk pertumbuhan dan perkembangan bagi tanaman mahkota dewa. 

Beberapa karakteristik yang dimiliki oleh mahkota dewa yaitu diantaranya :

  1. Tanaman mahkota dewa menyukai lingkungan dan kondisi tanah yang kaya akan bahan organic serta subur
  2. Kadar pH atau keasaman tanah yang optimal untuk menunjang pertumbuhan mahkota dewa yaitu berada pada rentang 5.5 hingga 7.2
  3. Usahakan tanaman ini mendapatkan curah hujan yang cukup, yaitu pada 1000 mm hingga 2500 mm
  4. Kondisi suhu yang baik untuk mahkota dewa yaitu berada pada rentang 20 hingga 30 derajat celcius, serta dengan kelembapan 70 % hingga 90%

2. Persiapan media tanam atau lahan

Cara menanam mahkota dewa yang kedua setelah mengetahui karakteristik, barulah menyiapkan media tanam yang sesuai. Seperti yang telah dibahas sebelumnya, yaitu bahwa tanaman ini menyukai daerah yang kaya bahan organic dan subur. Sehingga untuk mempersiapkan lahan, hal pertama yang harus dilakukan adalah melakukan pencangkulan untuk menciptakan lahan yang gembur. Selanjutnya olah tanah tersebut dengan tambahan pupuk kendang. Apabila sudah tercampur dengan baik, buatlah lubang. Ukuran lubang pada umumnya yaitu 30x30x30 cm. setelah lubang terbentuk, barulah dimasukkan campuran tanah dan pupuk kompos. cara menanam mahkota dewa setelah selesai menyiapkan lubang yaitu diamkan lubang tersebut selama kurang lebih 7 hari. 

3. Persiapan benih

cara menanam mahkota dewa yang ketiga adalah mempersiapkan benih. Benih yang akan digunakan untuk budidaya tanaman mahkkota dewa bisa didapatkan melalui 2 cara, yaitu menggunakan cara generative atau cara vegetative. Untuk cara generative, Langkah-langkahnya adalah dengan menyiapkan buah yang sudah berumur tua, lalu lakukan pengupasan dan pengeringan. Pengeringan dilakukan selama 1 hari, dan pastikan bahwa buah yang digunakan tersebut harus berkualitas tinggi dan tidak cacat. Jika sudah kering, lakukan penyemaian pada media tanam berupa nampan, kaleng bekas, dan sejenisnya yang telah berisi campuran tanah dan kompos dalam polybag maupun pot. Tunggulah hingga 19 hari sampai tunas tanaman mahkota dewa tumbuh. Hal yang menandai benih siap dipindahkan ke media tanam yang lebih besar yaitu Ketika sudah muncul 5 hingga 6 helai daun.

Jika melalui cara vegetative, caranya dengan melalui pencangkokan. Pilih batang yang sehat dan tunggulah hingga kering dari getah. Selanjutnya tanamlah pada media tanam yang telah disiapkan, jangan lupa untuk diberi hormone perangsang terlebih dahulu. Batang hasil cangkokan dapat dipindah ke media tanam utama jika sudah melewati umur 6 minggu hingga 8 minggu. 

4. Penanaman mahkota dewa

cara menanam mahkota dewa yang keempat yaitu pemindahan benih. Benih yang sudah bertunas siap dipindahkan ke dalam media utama yang lebih besar, yaitu baik berupa pot, maupun langsung ke pekarangan. Jika ditanam dengan pada pot, maka harus dibuat lubang di bawahnya, untuk aliran air. Media tanam yang harus dipersiapkan di dalam pot yaitu berupa tanah, pasir, dan kompos dengan komposisi 2:1:1. Pasir juga bisa digantikan dengan sekam. Isilah media tanam berupa pot tersebut dengan media tanam sejumlah ¾ dari volume full pot tersebut. Terlebih dahulu tempatkan pot di posisi yang teduh dan tidak terpapar cahaya matahari secara langsung, baru jika sudah ada daun yang baru, pindahkan di tempat yang terjangkau oleh sinar matahari. Jika menanam pada pekarangan, gunakan media tanam yang sama, yaitu campuran tanah, pasir, dan pupuk. 

5. Perawatan mahkota dewa

cara menanam mahkota dewa yang kelima yaitu berkaitan dengan tips perawatannya. Langkah-langkah perawatan tanaman mahkota dewa bisa dibilang cukup mudah. Yaitu untuk perawatan berupa penyiraman, frekuensinya harus disesuaikan dengan kondisi media tanamnya. Jika kondisi media tanam cukup kering, maka lakukan penyiraman kurang lebih 2 kali dalam sehari, yakni tiap waktu pagi dan sore hari. Lalu jika kondisi media tanam sudah cukup lembap, lakukan penyiraman sebanyak 1 kali dalam sehari. Perawatan lainnya yakni adalah pemupukan. Pada umumnya, untuk langkah pemupukan lebih baik menggunakan pupuk kandang. Pemupukan bisa dilakukan mulai umur 7 bulan. Selanjutnya jangan lupa untuk menyiangi tanaman liar di sekitar mahkota dewa. Kegiatan penyiangan bisa dilakukan hingga 3 sampai 4 kali. Selain gulma, penanganan terhadap hama atau organisme penganggu tanaman juga merupakan salah satu hal yang penting untuk diperhatikan. Beberapa hama yang biasa menyerang tanaman ini yaitu belalang, kutu, lalat, hingga jamur. Cara pemberantasannya mayoritas menggunakan insekstisida , pestisida, maupun fungisida.

6. Pemanenan

Buah mahkota dewa mulai bisa dipanen jika sudah memasuki usia mulai 10 bulan hingga kurang lebih 14 bulan. Ciri-ciri buah yang siap untuk dilakukan pemanenan yaitu berwarna merah maroon dan tercium bau manis.

Demikian adalah beberapa tips yang berkaitan dengan cara menanam mahkota dewa. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba ya.

Must Read

Related News

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here