Cara Budidaya Jamur Merang

by | Jan 13, 2021 | Uncategorized | 0 comments

Bagikan:

            Jamur merang merupakan salah satu jenis jamur budidaya yang kini permintaan pasar mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Jamur merang memang diakui masih sedikit petani yang membudidayakannya. Ditinjau dari permintaan yang semakin meningkat, tetapi penawaran jamur merang yang belum bertambah mengakibatkan harga melonjak tajam mencapai 40.000 per kilogram. Berbeda dengan jamur jenis tiram yang dibanderol hanya dengan harga 10.000 per kilogram. Cara budidaya jamur merang juga sedikit agak unik dibandingkan dengan jenis jamur yang lainnya. Tetapi perlu diketahui bahwa dalam berbudidaya jamur merang relatif mudah dan dipastikan dapat diaplikasikan khususnya yang berada di dataran rendah dan memerlukan suhu lebih tinggi untuk pertumbuhan yang bagus. Tingkat permintaan yang cukup tinggi setiap harinya membuat petani jamur merang merasa kewalahan dalam menutupi permintaan pasar. Maka dari itu bisnis budidaya jamur merang memiliki prospek positif ke depannya dan wajib anda coba peruntungannya mulai saat ini. Sesuai dengan namanya, jamur jenis ini memang membutuhkan media tanam khususnya merang dalam jumlah besar. Untuk campuran media tanam lainnya kurang lebih hampir sama dengan budidaya jamur jenis lainnya. Rasa yang disuguhkan oleh jamur merang memang sudah terkenal lezat dan sedap, selain itu tekstur daging jamur merang yang kenyal membuatnya menjadi makanan favorit bagi banyak orang. Selain rasa yang lezat, jamur merang juga mengandung banyak zat baik yang dibutuhkan oleh tubuh. Beberapa zat yang dimiliki oleh jamur merang yaitu sebagai berikut : protein, kalsium, fosfor, dan beberapa jenis zat yang penting bagi tubuh lainnya. Secara umum, cara budidaya jamur merang jika dibandingkan dengan jamur tiram hampir sama. Hanya saja ada beberapa hal yang membedakannya, diantaranya adalah kadar kelembapan udara. Jika jamur tiram masih bisa hidup di tempat atau suhu yang lebih sejuk atau dingin, tetapi jamur jenis merang ini justru kebalikannya. Jamur merang hidup dengan baik di dataran rendah yang notabene nya bersuhu tinggi. Cara budidaya jamur merang akan diulas satu per satu sebagai berikut :

  1. Kumbung jamur

Hal yang sangat perlu diperhatikan jika ingin budidaya jamur adalah pembuatan kumbung atau tempat hidup jamur. Di tempat yang bernama kumbung inilah sebagai pusat kontrol bagi kelembapan dan suhu yang diperlukan untuk hidup jamur merang. Cara membuat kumbung juga dapat dibilang sederhana. Yaitu raknya bisa dibuat dengan bahan kawat atau besi atau bahkan juga bisa dibuat dari bambu. Selain itu dinding dari kumbung bisa memakai plastik. Pilihan yang kedua, jika memang memiliki dana, kumbung dapat dibangun menjadi bangunan permanen. Untuk daerah yang memiliki suhu rendah, dinding yang dilapisi plastik dapat didobel dengan lapisan styrofoam agar suhu yang ada di dalam kumbung tetap panas. Ukuran kumbung yang ideal adalah dengan ketinggian 2,5 meter dan panjang 6 meter serta lebar 4 meter. Setiap baris yang ada berisi antara tiga atau empat rak. Jangan lupa untuk menyiapkan kipas angin, lampu, dan pemanas ruangan. Suhu ideal yang baik untuk pertumbuhan jamur merang adalah berkisar antara 32 derajat celcius.

  1. Media tumbuh

Media tumbuh yang telah disediakan tidak lain adalah limbah organik seperti merang, serbuk kayu, jerami, dan limbah kapas dengan persentase masing-masing yaitu sama rata. Jangan lupa untuk mencampurkan kapur pertanian dengan persentase tiga persen saja. Masing-masing kombinasi tersebut di rendam dengan air selama satu hari penuh dan kemudian dicampur secara merata. Setelah itu angkat campuran media tanam tersebut dari air dan tiriskan. Jangan lupa untuk dibungkus dengan plastik dan proses fermentasi berlangsung antara dua sampai empat hari setelah penutupan dengan plastik.

  1. Pipa uap

Kegunaan dari pembuatan pipa uap ini adalah untuk mengalirkan udara panas dari kumbung. Pipa ini diletakkan di setiap atas lantai kumbung, di bagian tengah, serta di setiap jarak 1 meter diberikan 8 lubang untuk keluar masuknya uap panas.

  1. Persiapan media tanam

Setelah mengalami proses fermentasi, maka langkah selanjutnya adalah pemanasan media tanam dengan suhu sampai 70 derajat celcius. Setelah dipanaskan, maka dibiarkan sampai suhu turun hingga 30 derajat celcius. Lama pemanasan biasanya berlangsung sampai 24 jam. Setelah itu sebarkan bibit secara merata pada permukaan media tanam. Setelah bibit di sebar, maka tutuplah media tanam dengan plastik dan biarkan sampai mencapai tiga hari dan yang perlu diingat adalah suhu harus selalu terkontrol.

  1. Pemanenan

Masa panen jamur merang biasanya berlangsung ketika sudah mencapai 15-25 hari setelah bibit disebarkan. Proses pemanenan dapat berlangsung selama 20 sampai 30 hari. Cara pemanenan juga tidak boleh sembarangan, yakni dengan dipelintir agar jamur di sekitarnya tidak rusak. Usia kesegaran jamur tidak lama, maka dari itu setelah dipanen harus segera dijual untuk menghindari pembusukan dan tidak layak konsumsi.

cek juga info : 5 jenis jamur dan manfaatnya atau cara budidaya jamur kuping

Bagikan: