10 manfaat tanaman porang untuk kesehatan

by | Jan 13, 2021 | Tanaman Obat | 0 comments

Bagikan:

Tanaman porang atau sering disebut sebagai tanaman iles iles dalam beberapa waktu belakangan cukup popular diperbincangkan oleh masyarakat khususnya di Indonesia. Salah satu peristiwa yang cukup mengejutkan yaitu seorang masyarakat dari wilayah Jawa Timur yang secara tiba-tiba menjadi miliader hanya karena mengembangkan bisnis tanaman porang. Selain nilai ekonomi yang sangat tinggi, terdapat banyak manfaat tanaman porang lho, salah satunya dibidang kesehatan. Lalu sebenarnya apa keunggulan yang membuat tanaman porang kian diburu oleh konsumen ?

Cek juga : cara budidaya tanaman porang

Sebelumnya kita harus mengenal terlebih dahulu asal muasal dari tanaman ini. Tanaman porang memiliki nama ilmiah yaitu Amorphopallus Muelleri ini merupakan jenis tanaman umbi-umbian. Porang pertama kali ditemukan di salah satu kepulauan di wilayah India, lalu menyebar ke asia tenggara diantaranya Indonesia, Myanmar, dan Thailand. Tanaman ini sudah sejak zaman dahulu dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, mulai dari bahan makanan, hingga bahan baku untuk industry seperti industry baju atau industry penerbangan. Saat ini banyak orang yang memburu tanaman porang karena manfaat tanaman porang yang sangat banyak untuk kesehatan tubuh.

Berikut beberapa manfaat tanaman porang :

Tanaman porang mampu mencegah tubuh dari penyakit kolesterol

Sejatinya di dalam tubuh manusia memiliki kandungan kolesterol, namun yang perlu diketahui bahwa jenis kolesterol ada 2, yaitu kolesterol baik dan kolesterol jahat. Jenis kolesterol jahat inilah yang harus dijaga agar tidak melebihi batas normal. Apabila kadar kolesterol jahat meningkat, maka akan muncul berbagai penyakit seperti hipertensi bahkan hingga jantung. Namun kini anda tidak perlu khawatir terkena penyakit ini, salah satu manfaat tanaman porang, dipercaya mampu menurunkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh lho. Selain itu kandungan glukomanan yang dimiliki oleh umbi tanaman porang mampu mengontrol kadar kolesterol di dalam tubuh sehingga tidak melebihi batas normal.

Melancarkan buang air besar

Problem kesehatan yang berkaitan dengan system pencernaan yaitu sembelit. Biasanya jika individu terkena problem ini, akan disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung serat. Nah ternyata salah satu manfaat tanaman porang juga merupakan salah satu diantara jenis makanan yang kaya akan serat lho. Tanaman porang dipercaya mampu melunakkan feses serta meningkatkan elastisitas usus, sehingga hal ini mengakibatkan feses mudah dikeluarkan dan penyakit sembelit dapat teratasi.

Tanaman porang dapat digunakan untuk kesehatan kulit

Poin ketiga ini biasanya banyak dinanti-nanti oleh kaum hawa. Saat ini banyak kaum perempuan yang menjaga kesehatan kulit dengan berbagai macam skincare, mayoritas dengan bahan dasar kimia. Bagi anda yang ingin merawat kulit dengan bahan alami tanpa efek samping, anda boleh mencobanya dengan tanaman umbi yang satu ini. Manfaat tanaman porang yaitu memiliki kemampuan untuk menghilangkan jerawat serta dapat membuat kulit tampak lebih sehat.

Mampu menjadi makanan bagi orang diet

Salah satu manfaat tanaman porang, Bagi anda yang sedang melakukan proses pengurangan berat badan, sangat disarankan untuk menggunakan tanaman porang sebagai salah satu alternative makanan selama proses diet. Hal ini dilatarbelakangi oleh kandungan serat di dalam tanam porang yang cukup tinggi, sehingga hal ini dapat membuat rasa kenyang lebih lama dan menurunkan intensitas individu untuk makan.

Mampu menyembuhkan penyakit hipertensi

Hipertensi atau darah tinggi adalah suatu penyakit yang terjadi ketika tekanan darah melebihi batas normal. Biasanya penyakit ini akan menimbulkan komplikasi lain jika tidak segera diobati, bahkan bisa menyembabkan stroke lho. Nah salah satu alternative untuk mengatasi penyakit hipertensi adalah dengan mengkonsumsi tanaman porang. Manfaat tanaman porang dipercaya mampu menurunkan tekanan darah di dalam tubuh.

Tanaman porang dapat menyembuhkan diabetes

Diabetes atau sering disebut sebagai penyakit gula merupakan salah satu jenis penyakit mematikan di dunia. Tingkat keganasan penyakit ini yaitu mampu menyebabkan komplikasi penyakit serius lainnya seperti gagal ginjal misalnya. Selain menggunakan pengobatan kimia, anda sebagai penderita diabetes juga bisa memanfaatkan obat dari tanaman porang ini lho. Dengan serat yang cukup tinggi dan kemampuan untuk memberikan rasa kenyang yang lebih lama, maka hal ini akan menurunkan keinginan seseorang dalam mengkonsumsi makanan. Sehingga secara tidak langsung dapat mengendalikan kadar gula darah di dalam tubuh.

Dapat digunakan untuk menghindari penyakit kanker

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, manfaat tanaman porang memiliki kandungan serat yang cukup tinggi, sehingga hal ini akan melancarkan system pencernaan dan menyehatkan organ pencernaan bagian usus. Sehingga penyakit seperti kanker usus dapat dicegah dengan melalui tanaman porang.

Tanaman porang ampuh dalam mempercepat penyembuhan luka

Manfaat tanaman porang yang lain berkaitan dengan kandungan glukomanan yang dimiliki oleh tanaman porang. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa tanaman porang mampu digunakan untuk meningkatkan imunitas tubuh, sehingga hal ini juga dipercaya mampu meningkatkan kemampuan tubuh dalam memperbaiki sel-sel yang rusak sehingga dapat mempercepat proses penyembuhan suatu luka pada tubuh

Tanaman porang mengandung anti inflamasi

Kegunaan yang ke Sembilan ini sudah tidak diragukan lagi bahkan sudah mendapatkan pengakuan dari International Journal of Biological Macromolecules lho sekitar tahun 2016 silam. Penelitian tersebut menyebutkan bahwa tanaman porang memiliki kemampuan untuk menyembuhkan peradangan yang terjadi di dalam tubuh.

Mampu mencegah penyakit stroke dan jantung.

Kandungan serat di dalam tanaman porang dipercaya mampu meningkatkan kesehatan jantung lho, selain itu penyakit stroke yang menyebabkan penderitanya kesulitan beraktivitas juga dapat dihindari dengan mengkonsumsi tanaman umbi porang. Namun untuk manfaat yang ke sepuluh ini beberapa ahli menyatakan masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan kegunaannya dalam mencegah kedua penyakit tersebut.

Bagikan: