HomeTips SehatGejala dan Penyebab Ambeien pada Anak

Gejala dan Penyebab Ambeien pada Anak

Ambeien pada umunya tidak berbahaya, namun hal ini akan berbeda jika ambeien terjadi pada anak. Meskipun tidak berbahaya ambeien akan memberikan efek yang tidak nyaman, apalagi jika ambeien terjadi pada anak. Jika ambeien pada anak terjadi maka diperlukan perhatian yang lebih, karena anak-anak belum mampu mendeskripsikan dengan jelas apa yang ia rasakan pada tubuhnya. Maka disinilah peran orang tua dibutuhkan, agar orang tua mampu memperhatikan gejala-gejala apa yang terjadi pada anak dan mengetahui hal apa yang salah pada tubuh anaknya.

Cek juga info tentang : mengenal penyakit darah tinggi,penyebab dan gejalanya

Ambeien atau wasir merupakan keadaan yang terjadi di sekitar anus karena adanya pelebaran pembuluh darah. Dalam dunia kesehatan kondisi ini disebut juga dengan hemoroid. Ada kasus dimana pelebaran pembuluh darah anus yang menyebabkan pembuluh meregang, menipis sehingga teriritasi terjadi pada anak. Jika ambeien pada anak terus terjadi secara berulang hal ini dapat menyebabkan komplikasi, anemia hingga syok karena terjadinya pendarahan yang begitu banyak dari pembuluh darah yang teriritasi tersebut. Ketika seorang anak mengalami suatu penyakit pasti akan ada gejala-gejala yang timbul karena efek penyakit tersebut. Tidak terkecuali penyakit ambeien pada anak. 

Penyebab ambien pada anak 

Terjadinya peningkatan tekanan dalam aliran darah di sekitar anus ataupun di dalam anus merupakan penyebab utama mengapa ambeien dapat terjadi. Diare atau sembelit yang terus terjadi bisa menjadi alasan mengapa ambeien pada anak dapat terjadi. Diare pada anak menimbulkan adanya kebiasaan mengejan saat anak  buang air besar, sehingga menyebabkan ambeien pada anak. Diare yang menyebabkan wasir yang dialami anak biasanya disebabkan karena anak kurang mengonsumsi makanan yang mengandung serat. 

Pada bayi hal ini sering terjadi ketika bayi mulai beralih mengonsumsi ASI atau susu formula ke makanan padat yang kemungkinan dapat menyebabkan sembelit pada anak. Kebiasaan mengejan yang dilakukan anak pun dapat menyebabkan pendarahan pada anus, karena BAB yang di buang teksturnya akan keras dan kering hal ini membuat adanya gesekan antara tinja dengan anus, jika pergesekan terus terjadi tekanan dalam aliran darah sekitar anus pun akan terus terjadi, sehingga menyebabkan pembengkakan ataupun bisa menyebabkan pendarahan pada anus anak. 

Gejala-gejala ambeien yang harus diperhatikan orang tua pada anaknya 

  1. Jika pada saat anak buang air besar (BAB)  terjadinya pendarahan yaitu keluarnya darah yang menetes dari dubur
  2.  Keluarnya lendir saat atau setelah BAB
  3.  Tekstur BAB yang keras dan kering
  4.  Anak merasa gatal ataupun nyeri pada anus
  5.  Terlihat ada benjolan yang keluar pada anus

Gejala lainnya yang timbul saat terjadinya ambeien pada anak yaitu keluarnya lendir saat atau setelah anak BAB. Adanya lendir pada feses anak sebenarnya merupakan hal yang sudah seharusnya terjadi karena usus memang di atur agar menghasilkan lendir sebagai pelumas untuk membantu pergerakan yang terjadi di usus anak. 

Namun, hal ini akan berbeda jika di barengi oleh pendarahan dan pembengkakan pada anus. Karena jika pendarahan sendiri disebabkan oleh pembengkakan pada anus anak yang pecah, hal ini akan mengeluarkan lendir yang baunya pun juga tak sedap. 

Mengapa bisa adanya lendir pada saat pembengkakan tersebut pecah ataupun lendir tersebut keluar setelah atau saat anak BAB? Tubuh manusia diciptakan sangat kompleks mulai dari sumber penggerak seluruh kegiatan tubuh, cara memperoleh energi, mengolahnya, mengedarkannya, hingga sisa dari energi di keluarkan. Normalnya fase tersebut akan terus berulang, namun adakalanya tubuh mengalami gangguan dari dalam tubuh maupun dari luar tubuh manusia itu sendiri. 

Oleh karena itu, tubuh memiliki sel darah putih yang mana sel darah putih ini berperan memerangi infeksi yang disebabkan virus, bakteri, jamur, dan penyebab penyakit lain. Tidak hanya pada orang dewasa, sel darah putih juga ada pada anak-anak, karena manusia secara harfiah diciptakan dengan dengan adanya sel darah putih. Jika ada manusia yang tidak memiliki sel darah putih maka manusia tersebut mengalami kelainan. Kelebihan dan kekurangan kadar sel darah putih juga dapat menimbulkan penyakit. Maka dari itu perlu perhatian dalam mengetahui kadar sel darah putih dalam tubuh seorang manusia. 

Ambeien pada anak juga melibatkan peran sel darah putih. Pada saat terjadinya pembengkakan di anus atau sekitaran anus yang mana peradangan tersebut ditambah dengan adanya kuman, hal tersebut akan menyebabkan infeksi. Sel darah putih akan melacak keberadaan infeksi kemudian menyerang molekul yang menjadi penyebab infeksi tersebut. Setelah berjuang melawan penyebab infeksi sel darah putih akan ikut mati dan menjadi dalam bentuk cairan yang biasa disebut nanah. 

Jika ambeien pada anak mengalami pembengkakan dan pendarahan kemudian diikuti dengan keluarnya lendir pada saat atau seteleah anak BAB,  jika lendir tersebut berwarna agak kekuningan dan berbau tak sedap, inilah sel darah putih yang sudah mati tersebut kemudian keluar bersamaan dengan terjadinya pendarahan. Nanah yang keluar secara spontan memiliki dua kemungkinan yaitu akan mengering kemudian akan sembuh total atau menyisakan lubang kecil yang akan terus mengeluarkan nanah kadang beserta darah. Meskipun tidak menyakitkan namun akan sangat mengganggu kehidupan. Nanah juga dapat dikeluarkan dengan cara pembedahan.

Efek dan cara mengatasi ambeien pada anak 

Ambeien pada anak akan memberikan efek tidak nyaman pada anak seperti, gatal ataupun nyeri pada anus. Hal ini diakibatkan oleh efek terjadinya infeksi pada anus yang menyebabkan pembengkakan, pendarahan, keluarnya lendir pada saat atau setelah anak BAB. Ambeien pada anak tidak dapat disembuhkan dengan total, namun hanya bisa mengatasi gejala yang timbul dan mencegah timbulnya keluhan. Hal yang bisa dilakukan seperti mengonsumsi obat-obatan yang mampu mencegah ambeien yang diikuti dengan mengubah pola makan anak, makan makanan yang lebih sehat dan mengandung lebih banyak serat untuk anak, mengubah gaya hidup ke gaya hidup yang lebih sehat. Hal ini sudah pasti tidak hanya bisa berlaku untuk anak-anak namun, juga untuk orang dewasa. Karena kesehatan seorang manusia dewasa juga sangat penting untuk diperhatikan. Dengan orang tua yang sehat anak-anak juga akan sehat.

Must Read

Related News

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here