Jenis – Jenis Jahe dan Manfaatnya bagi kesehatan

by | Jan 13, 2021 | Uncategorized | 0 comments

Bagikan:

Jahe merupakan salah satu tanaman yang masuk dalam kategori empon-empon. Sejak zaman dahulu, nenek moyang kita khususnya di Indonesia sudah menggunakan tanaman ini sebagai ramuan herbal yang berfungsi menjaga tubuh dari segala macam penyakit. Dalam ilmiah, tumbuhan jahe memiliki nama Zingiber officinale Rosc. Ramuan yang berbahan dasar jahe akan memberikan ciri khas berupa sensasi rasa melegakan di tenggorokan dan rasa yang hangat. Menurut asal usulnya, tanaman ini berasal dari wilayah asia selatan yaitu tepatnya negara India, dan sebagian juga ada yang menyebutkan tanaman ini berasal dari wilayah Tiongkok. Kedua negara tersebut memang sudah sejak zaman dahulu memanfaatkan tanaman jahe untuk segala jenis terapi kesehatan. Apabila ditinjau dari segi karakteristik, tanaman ini dapat dibedakan menjadi beberapa macam. Karakteristik yang membedakan antara jenis jahe yang satu dengan yang lainnya meliputi segi fisik berupa panjang dan diameter akar, ruas yang dimiliki, warna umbi, besarnya rimpang, panjang serta lebar rimpang, panjang daun serta panjang bunga, bahkan hingga meliputi rasa, aroma, dan produksi setiap hektar lahan yang ditanami tanaman jahe. Selain itu, perbedaan jenis tanaman jahe juga membawa perbedaan manfaat lho. Pada umumnya, tanaman rimpang jahe akan siap untuk dilakukan pemanenan apabila sudah memasuki usia kurang lebih 10 hingga 12 bulan pasca penanaman benih. Cara mengolah jahe untuk dikonsumsi bermacam-macam, mulai dari diolah menjadi wedang jahe, hingga jenis jamu-jamuan. Berikut akan kita ulas satu per satu jenis jahe beserta dengan karakteristik yang dimilikinya dan dengan kegunaannya bagi kesehatan tubuh.

Jahe gajah (jahe besar)

 

Beberapa masyarakat menyebut jenis jahe ini dengan sebutan jahe gajah. Mungkin dikarenakan ukurannya yang besar dan dirasa relevan apabila dihubungkan dengan sebutan hewan terbesar di bumi, yaitu gajah. Selain itu, memang pada umumnya jahe besar ini memiliki ukuran umbi yang jauh lebih besar apabila dibandingkan dengan ukuran fisik jahe-jahe lainnya. Selain sebutan jahe gajah, jenis jahe yang satu ini juga sering dinamakan jahe putih besar. Selanjutnya kita akan mengulas beberapa karakteristik yang dimiliki oleh jahe gajah yaitu berupa panjang dan diameter akar. Panjang akar jahe gajah berada pada angka 12,9 cm hingga 21,5 cm. angka ini memang sedikit lebih kecil jika dibandingkan dengan jenis jahe lainnya. Begitu juga dengan diameter akar yang dimiliki nya. Diameter jahe besar hanya berada pada rentang 4,5 mm hingga 6,3 mm. ruas rimpang jahe ini berukuran yang paling besar serta memiliki warna yang cenderung putih kekuning-kuningan. Panjang rimpang jahe ini jauh lebih besar dibandingkan dengan jenis jahe lainnya, bahkan perbedaannya hingga 3 kali lipat. Kelemahan yang dimiliki jahe besar adalah sensasi rasa yang dimiliki kurang pedas serta aroma yang ditimbulkan juga kurang tajam jika dibandingkan dengan jenis jahe lainnya. Selain itu kelebihan dari jahe ini adalah mampu memiliki produktivitas yang cukup tinggi, yaitu untuk satu hektarnya dapat memproduksi hingga 25 ton.

Pada umumnya, jahe besar ini banyak digunakan dan dimanfaatkan dalam kegiatan memasak, yaitu sebagai campuran sayuran, masakan, bahkan hingga bahan campuran untuk rempah-rempah. Selain itu minuman maupun permen juga banyak lho yang berbahan dasar jahe putih besar ini. Untuk mengolah ramuan berbahan dasar jahe besar, maka anda dapat memanfaatkannya ketika jahe besar berumur muda maupun tua.

Manfaat jahe gajah :

  1. Membantu merawat kesehatan kulit
  2. Membantu menghilangkan bekas luka
  3. Meningkatkan kesehatan rambut

Jahe Emprit ( Jahe Kecil)

 

Sama halnya dengan jahe besar, jahe kecil juga memiliki sebutan lain lho, yaitu jahe emprit. Banyak yang mengatakan bahwa jahe kecil memiliki karakteristik yang sama dengan jahe besar, hanya saja dengan versi yang kecil. Hal ini dibuktikan dengan panjang rimpang yang hanya berukuran 6 hingga 31 cm. namun yang perlu diketahui bahwa rasa dan aroma jahe emprit ini justru lebih kuat dan tajam lho dibandingkan jahe gajah. Bentuk fisik jahe emprit yaitu memiliki umbi berwarna putih, namun bentuknya agak pipih. Selain itu jahe emprit juga memiliki serat yang lembut.

Pada umumnya jahe kecil digunakan untuk beberapa hal, misalnya sebagai bahan dasar dalam pembuatan jamu tradisional segar. Selain itu seiring berkembangnya zaman, saat ini juga sudah banyak bermunculan jamu tradisional berbahan dasar jahe emprit dengan bentuk bubuk lho. Selanjutnya jahe emprit juga bisa digunakan untuk membuat minuman, penambah cita rasa masakan, rempah, hingga ramuan herbal.

Manfaat jahe emprit :

  1. Menyembuhkan penyakit gula darah atau diabetes
  2. Membantu proses diet
  3. Menyembuhkan gangguan pernafasan
  4. Mengurangi potensi terkena kanker maupun tumor
  5. Meningkatkan kesehatan kulit
  6. Memberikan efek anti inflamasi
  7. Mampu meningkatkan imunitas tubuh

Jahe Merah

Sesuai dengan namanya, jenis jahe yang ketiga ini memiliki umbi yang berwarna merah. Dari ketiga jenis jahe, yaitu mulai dari jahe gajah, jahe emprit dan jahe merah ini, rasa dan aroma yang tajam dimenangkan oleh jahe merah. Tingkat rasa yang pedas jahe merah sudah tidak diragukan lagi. Maka karena kelebihan itulah tidak heran jika jahe merah banyak digunakan dalam proses produksi minyak jahe maupun bahan pembuatan obat.

Manfaat jahe merah :

  1. Mampu menyembuhkan radang tenggorokan dan batuk
  2. Mampu menurunkan kolesterol jahat di dalam tubuh dan mencegah penyakit hipertensi serta jantung
  3. Jahe merah juga ampuh dalam menyembuhkan radang sendi maupun sakit kepala dan migraine
  4. Meningkatkan kesehatan organ pencernaan.
Bagikan: