HomeSeputar PertanianIngin usaha ayam petelur? Pelajari kebutuhan pakan ayam petelur per hari

Ingin usaha ayam petelur? Pelajari kebutuhan pakan ayam petelur per hari

Kalian ingin mempunyai usaha ayam petelur? Dimana usaha ayam petelur ini ialah salah satu usaha pada bidang peternakan yang menjanjikan. Tetapi sebelum memulai usaha ayam petelur ini haruslah mengetahui kebutuhan pakan ayam petelur per hari nya. Pakan ayam petelur ini merupakan kunci yang penting dalam keberhasilan tenak ayam petelur.

Kebutuhan pakan ayam petelur per hari merupakan pakan yang diberikan untuk ayam peternak yang memproduksi telurnya. Pakan untuk ayam petelur mempengaruhi tingkat produksi pada  ayam petelur. Dengan menerapkan pakan yang memiliki kandungan gizi  yang sesuai merupakan salah satu penentu supaya produksi telur ini menjadi stabil. Sebaliknya, apabila ada kesalahan komposisi pakan maka akan terjadinya penurunan tingkat produksi dan juga bisa menyebabkan ayam tersebut mogok untuk bertelur sebelum waktunya. Kebutuhan pakan ayam petelur per hari yang baik yaitu pakan yang segar dan juga baru. 

Cek juga : ingin usaha ayam potong?. Berikut analisa ternak ayam potong

Bila pakan di simpan terlalu lama akan menjadi kotor dan bau yang akan memungkinkan turunnya gizi pakan serta mambuat pakan menjadi sarang bakteri yang merusak ayam petelur sehingga ayam petelur menjadi banyak penyakit. Selain itu, pakan yang tidak baik akan menghasilkan kotoran  ayam yang berbau menyengat serta tidak bagus untuk lingkungan kandang ayam petelur. Berikut dibawah ini merupakan uraian mengenai kebutuhan pakan ayam petelur per hari :

Kebutuhan pakan ayam petelur per hari

Kebutuhan pakan ayam petelur usia produksi ini memiliki standarnya yaitu terdiri dari konsentrat, jagung dan juga dedak padi. Untuk meramu pakan ayam petelur ini  yaitu dengan komposisi pada konsentrat sebesar 35%, jagung 50% dan juga dedak padi sekitar 15%. Biasanya konsentrat ayam petelur ini memiliki kandungan protein kasar yaitu sekitar 30 hingga 32%. Dan untuk jagung memiliki 7,68% kandungan konsentratnya serta untuk dedak padi yang halus itu memiliki kandungan protein sekitar 12%.

Adapun cara untuk menghitung kebutuhan pakan ayam petelur per hari yaitu sebagai berikut:

  • Misalkan bila kita ingin membuat pakan ayam sebanyak 10 kg. maka kita membutuhkan konsentrst, jagung dan juga dedak padi dengan masing-masing 3,5 kilogram, 5 kg serta 1,5 kg.
  • Dengan konsentrat sekitar 3,5 kg serta proteinnya sebanyak 31/100 x 3,5  kg = 1,085 kilogram.
  • Dedak padi sekitar sebanyak 1,5 kg serta proteinnya sebanyak 12/100 x 1,5 = 0,18 kg.
  • Bila pada jagung sebanyak 5 kg serta proteinnya sebanyak 7,68/100 x 5 = 0,384 kg
  • Lalu jumlahkan keseluruhan protein yang diperoleh dari masing-masing bahan tersebut. jadi total dari konsentrat, jagung serta dedak padi itu yaitu 1,085 kg + 0,384 kg + 0,18 kg menghasilakan yaitu 1,649 kg.
  • Dan untuk memperoleh nilai protein kasar dari konsentrat pakan akhir yiatu jumlah protein / jumlah pakan x 100%. Maka nilai protein ransum akhir yaitu 1,69/10 x 100% = 16,5%.

Jadi nilai protein kasar ransum pada ayam petelur ini di peroleh yaitu sebesar 16,5%. Cara tersebut bisa digunakan untuk menghitung nilai lemak kasar serta serat kasar dari ransum yang akan kita buat nantinya. 

Dan biasanya kebutuhan pakan ayam petelur per hari ini diberikan berdasarkan umur yang mana konsumsi pakan berdasarkan umur ini berbeda-beda ditiap tingkatan umurnya. Kebutuhan pakan terhadap umut berbeda-beda berdasarkan jenis atau strain dari ayam petelur itu sendiri. 

Berikut konsumsi pakan ayam petelur:

  • Pada usia minggum ke-1 dengan berat badan 0,06 – 0,07 dengan mengonsumsi pakan 14-15 gram per hari per ekor
  • Pada usia minggu ke-2 dengan berat badan 0,12 – 0,13 mengonsumsi pakan 17-21 gram per hari per ekor
  • Usia minggu ke-3 dengan berat badan 0,18 – 0,20 mengonsumsi pakan 23 hingga 25 gram per hari per ekornya
  • Usia minggu ke-4 dengan berat badan 0,26 – 0,27 mengonsumsi pakan 27 hingga 29 gram per hari per ekornya
  • Usia minggu ke-5 dengan berat badan 0,35 – 0,37 mengonsumsi pakan 34 hingga 36 gram per hari per ekornya
  • Usia minggu ke-6 dengan berat badan 0,45 – 0,47 mengonsumsi pakan 38 hingga 40 gram per hari per ekornya
  • Usia minggu ke-7 dengan berat badan 0,54 – 0,58 mengonsumsi pakan 41 hingga 43 gram per hari per ekornya
  • Usia minggu ke-8 dengan berat badan 0,65 – 0,69 mengonsumsi pakan 45 hingga 47 gram per hari per ekornya
  • Usia minggu ke-9 dengan berat badan 0,76 – 0,80 mengonsumsi pakan 49 hingga 53 gram per hari per ekornya
  • Usia minggu ke-10 dengan berat badan 0,86 – 0,92 mengonsumsi pakan 52 hingga 56 gram per hari per ekornya
  • Usia minggu ke-11 dengan berat badan 0,96 – 1,02 mengonsumsi pakan 58 hingga 62 gram per hari per ekornya
  • Usia minggu ke-12 dengan berat badan 1,05 – 1,11 mengonsumsi pakan 62 hingga 66 gram per hari per ekornya
  • Usia minggu ke-13 dengan berat badan 1,13 – 1,20 mengonsumsi pakan 67 hingga 71 gram per hari per ekornya
  • Usia minggu ke-14 dengan berat badan 1,19 – 1,27 mengonsumsi pakan 70 hingga 74 gram per hari per ekornya
  • Usia minggu ke-15 dengan berat badan 1,26 – 1,34 mengonsumsi pakan 72 hingga 76 gram per hari per ekornya
  • Usia minggu ke-16 dengan berat badan 1,33 – 1,41 mengonsumsi pakan 75 hingga 79 gram per hari per ekornya
  • Usia minggu ke-17 dengan berat badan 1,40 – 1,48 mengonsumsi pakan 78 hingga 82 gram per hari per ekornya

Nah itu dia konsumsi pakan ayam petelur per hari pada tahap pertumbuhan yakni umur 1 hingga 17 minggu. Memasuki tahapan produksi dimulai dari usia 18 minggu hingga 100 minggu dengan kebutuhan pakan ayam petelur per hari selalu meningkat dengan bertambahnya boboy ayam dan juga kebutuhan gizinya dalam memproduksi telur.

Itu dia ulasan mengenai kebutuhan pakan ayam petelur per hari. Semoga ulasan tersebut bisa bermanfaat.

Must Read

Related News

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here