10 Cara Budidaya Tanaman Herbal / Tanaman Obat Sangat Mudah

by | Jun 5, 2021 | Budidaya, Seputar Pertanian | 0 comments

Bagikan:

Tanaman obat keluarga atau sering disebut sebagai TOGA merupakan jenis tanaman yang sering dibudidayakan oleh rumah tangga. TOGA berfungsi sebagai pertolongan pertama untuk anggota keluarga jika ada yang sakit atau memiliki keluhan kesehatan. Masih maraknya pembudidayaan tanaman obat keluarga membuktikan, bahwa masyarakat Indonesia masih memiliki minat untuk menyembuhkan penyakit menggunakan obat herbal alami dibandingkan dengan obat kimiawi. Cara budidaya tanaman herbal juga bisa dikatakan cukup mudah, yuk simak lebih lanjut berbagai cara yang bisa dilakukan untuk memulai budidaya tanaman herbal keluarga :

1. Pare

Tanaman pare merupakan salah satu anggota TOGA yang memiliki ciri khas yaitu memiliki rasa yang pahit. Kegunaan tanaman pare yaitu sering diolah menjadi bahan pangan, baik menjadi sayuran, maupun camilan. Tanaman pare memiliki banyak kegunaan juga di bidang kesehatan lho. Cara menanam tanaman obat pare yaitu :

  1. Terlebih dahulu persiapkan pupuk. Biasanya pupuk yang dianjurkan untuk digunakan adalah berupa pupuk kandang serta pupuk humus. Selanjutnya tempatkan pupuk tersebut di wadah, anda bisa menggunakan wadah berupa pot, polybag, wadah cat bekas, dan sejenisnya.
  2. Langkah kedua adalah menyiapkan benih pare berupa biji 
  3. Selanjutnya adalah tanam biji pare tersebut di dalam pupuk yang sebelumnya telah ditempatkan pada wadah.
  4. Tunggu hingga terjadi pertumbuhan tanaman pare

2. kunyit

Sudah menjadi rahasia umum bahwa kunyit merupakan salah satu anggota wajib tanaman obat keluarga. Tanaman ini juga sering disebut sebagai tanaman seribu manfaat, hal ini tidak lain karena kemampuannya dalam menyembuhkan berbagai macam penyakit. Cara budidaya tanaman herbal kunyit juga cukup mudah lho, beberapa hal yang perlu dipersiapkan yaitu :

  1. Siapkan bahan berupa tanah, pupuk kompos, serta pupuk kandang. Lalu campurkan ketiganya
  2. Setelah tercampur dengan baik, tempatkan di wadah berupa polybag maupun pot. 
  3. Selanjutnya buat lubang berbentuk lingkaran pada wadah tersebut, lubang tersebut memiliki kedalaman kurang lebih 8 cm.
  4. Lalu masukkan kunyit ke dalam lubang tersebut dan terakhir adalah siramlah menggunakan air pada lubang tersebut.

3. Temulawak

Temulawak merupakan salah satu golongan empon-empon yang memiliki khasiat dalam meningkatkan nafsu makan, meningkatkan kesehatan system pencernaan, dan lain-lain. Cara budidaya tanaman herbal temulawak juga cukup simple lho, yaitu 

  1. Sediakan bahan berupa tanah, pupuk kandang, dan pupuk kompos, lalu campurkan
  2. Campuran tersebut selanjutnya dimasukkan ke dalam wadah dan masukkan bibit tersebut ke dalam wadah tersebut
  3. Lakukan penyiraman secara teratur

4. Lidah buaya

Siapa sangka bahwa tanaman dengan ciri gerigi di pinggir daunnya ini merupakan salah satu golongan tanaman obat-obatan ? tanaman dengan ciri khas memiliki gel ini banyak dimanfaatkan sebagai bahan perawatan rambut, kulit, dan mengatasi problem lainnya. Berikut adalah Cara budidaya tanaman herbal lidah buaya :

  1. Sediakan tanah dan pupuk terlebih dahulu, lalu campurkan dan tempatkan pada wadah
  2. Lalu masukkan benih, bibit, atau bakal lidah buaya ke dalam tanah yang ada di wadah tersebut
  3. Lakukan penyiraman setiap hari

5. Jahe

Tanaman jahe merupakan salah satu tanaman obat yang multifungsi untuk segala jenis penyakit. jahe mampu menyembuhkan penyakit paling sepele, seperti masuk angina, hingga penyakit kanker. Anda bisa melakukan pembudidayaan tanaman jahe secara mandiri di rumah lho, berikut adalah langkah-langkahnya Cara budidaya tanaman herbal jahe :

  1. Siapkan pupuk humus dan kandang, lalu campurkan ke duanya perbandingan kedua pupuk tersebut adalah 1 : 1.
  2. Selanjutnya masukkan campuran tersebut ke dalam wadah, dan tempatkan bibit atau benih jahe di dalam campuran tanah tersebut
  3. Lakukan penyiraman dengan intensitas tertentu secara rutin

6. Kencur

Sama dengan jahe, temulawak, dan kunyit, kencur juga merupakan salah satu anggota dari golongan empon-emponan. Tanaman kencur memiliki kegunaan dalam mengatasi inflamasi, batuk, hingga nyeri haid. Anda dapat membudidayakan tanaman ini secara mandiri dengan cukup mudah lho, berikut cara budidaya tanaman herbal kencur :

  1. Campurkan pupuk kandang dan humus. Jumlah kedua pupuk tersebut yaitu berdasarkan perbandingan 1 : 1. 
  2. Tempatkan campuran tanah ke dalam wadah dan masukkan kencur yang telah dipotong kecil di dalamnya
  3. Lakukan penyiraman secara rutin dengan intensitas tertentu

7. Sirih

Tanaman yang satu ini memiliki banyak kegunaan mulai dari bahan bumbu masakan hingga pembuatan kosmetik. Karena hal tersebut, maka tanaman ini sangat dianjurkan untuk ditanam di rumah sebagai TOGA. Berikut adalah Cara budidaya tanaman herbal sirih secara mandiri :

  1. Sediakan batang sirih yang masih segar dan usahakan yang sudah tua. Batang yang akan ditanam adalah berukuran 20 hingga 30 cm
  2. Selanjutnya lakukan perendaman pada batang tersebut pada wadah yang transparan, tujuannya agar kita dapat melihat apakah sudah muncul akar atau belum. Perendaman dilakukan kurang lebih 2 minggu
  3. Setelah muncul akar, maka selanjutnya tanaman dipindahkan ke wadah polybag atau pot

8. Belimbing wuluh

Salah satu bahan campuran rujak ini ternyata memiliki kandungan yang banyak bermanfaat untuk kesehatan lho. Mulai dari mengobati batuk, diabetes, hingga penyakit kulit. Bagi anda yang tertarik untuk membudidayakannya, ada beberapa Cara budidaya tanaman herbal belimbing wuluh, yaitu :

  1. Siapkan batang pohon belimbing wuluh yang sehat lalu lakukan perendaman di larutan yang telah diberi hormone perangsang. Diamkan kurang lebih 12-24 jam. 
  2. Jika sudah tumbuh akar, pindahkan ke wadah yang telah diberi campuran pupuk dan tanah serta siramlah secara rutin

9. Daun dewa

Biasanya daun dewa dimanfaatkan untuk pengobatan hipertensi, anti inflamasi, serta diabetes. Cara budidaya tanaman herbal daun dewa yaitu :

  1. Tanam bagian batang yang telah dipotong miring di media tanam berupa campuran tanah serta pupuk kandang.
  2. Lakukan penyiraman secara rutin

10. Seledri

Seledri tidak hanya berguna untuk campuran masakan sop saja lho, namun juga berguna untuk dunia kesehatan seperti mengatasi problem pencernaan, hingga koletserol. Cara budidaya tanaman herbal seledri yaitu :

  1. Lakukan perendaman biji seledri pada air hangat kurang lebih 1 jam dan selanjutnya lakukan persemaian ke dalam media berupa bedengan. Bedengan ini dibentuk dari campuran antara kompos dan tanah, perbandingganya 1 ; 2.
  2. Dan selanjutnya tempatkan plastic bening di atas bedengan agar terhindar dari hujan maupun panas matahari yang berlebihan
  3. Lalu buatlah galur dan tanam benih pada galur tersebut. Jangan lupa untuk menutup kembali dengan tanah
  4. Setelah muncul daun kecil, artinya bibit siap di pindah ke pot atau polybag
Bagikan: